Review Chap13 dan Chap14

Selamat Pagi!

Hari ini saya akan mengreview ebook yang “ mengenai bagaimana perkembangan digital mengancam lowongan kerja”. Tapi sayangnya saya akan mengreview pada bagian chapter 13 dan chapter 14. Check it out, guys!

Pertama tama saya akan mengreview chapter 13 dahulu, di bagia sini menceritakan tentang bahwa sang penulis yaitu Tim O’Reilly bercakap cakap dengan salah satu ekonom MIT David dari hasil percakapannya sang penulis mengutarakan bahwa ada studi ekonomi yang bagus dari berbagai kalangan negara yang memiliki ekuivalen dengan pemesanan UBI-Indian. Norwegia dan Arab saudi muncul sebagai kemungkinan.

Di Arab Saudi, tempat kebanyakan bentu pekerjan dipandang rendah sebagai populasi (yaitu wanita) tidak diijinkan untuk bekerja di luar rumah sama sekali, pendapatan universal telah menyebabkan situasi di mana Sebagian besar pekerjaan non-pemerintah dilakukan oleh pekerja tamu, yang istimewa kelas kebanyakan bekerja di pekerjaan yang sinis untuk pemerintah, dan memang ada budaya mewah dan indulgensi di antara kelas kelas itu.

Norwegia tampaknya telah melakukannya dengan benar, Norwegia memiliki partisipasi angkaan kerja yang sangat tinggi tapi juga manfaat sosial yang sangat dermawan,memungkinkan orang banyak waktu untuk merawat keluarga,teman dan terlibat dalam aktivitas sosial.Kuncinya adalah bahwa semua jenis pekerjaan dilihat memiiki martabat.

Anne Marie Slaughter mengidentifikasi niai rendah yang kita miliki sebuah tempat masyarakat dalam pekerjaan ini sebagai sesuatu yang harus kita hilangkan. Bahwa Penilaian rendah pada kepedulian adalah apa yang mendorong wanita keluar dari angkatan kerja, Misalnya, karena mereka meluangkan waktu untuk merawat anak-anak, orang tua yang menua, dan anggota keluarga lainnya.

Orang bisa membantah bahwa Likes di Facebook,YouTube, dan sosial lainnya adalah prototipe dari jenis ekonomi reputasi ini.Mungkin tidak masuk akal untuk memikirkan media sosial sebagai pekerjaan.Tapi dia ingin menunjukkan bahwa kita menganggap seorang penyair atau novelis “Bekerja” meskipun buku mereka mungkin dijual ke khalayak kecil, atau tidak ada orang sama sekali, kami menganggap seorang aktor untuk bekerja dalam karir mereka, bahkan jika yang mereka lakukan hanyalah audisi,dan makan makanan di atas meja dengan menunggu.

Menurutnya, kita harus membangun kembali infrastruktur untuk menghadapi iklim,karena penuaan populasi mendapatkan perawatan yang mereka butuhka memberi makan miliaran yang baru orang orang memasuki dunia dan milyaran lurus ke tengah kelas, mencari tahu mengapa negara-negara kaya menurunkan pangkat orang dari kelas mengah,dan masih banyak lagi.

Next guys? Ok 

Selanjutnya saya akan membahas chapter 14nya teman teman.Di chapter ini dia mengatakan bahwa kita sekarang menderita dari serangan ekonomi pesimisme yang buruk, itu adalah hal yang biasa, orang orang mengatakan bahwa zaman sekarang  kemajuan ekonominya sangat besar, dan peningkatannya sangat pesat dalam standar kehidupan sekarang aka melambat, dan penurunan kemakmuran lebih mungkin terjadi daripada sebuah perbaikan dalam dekade yang ada di depan kita. Dia juga menyatakan bahwa kita menderita bukan dari rheumatik usia tua, tapi dari perubahan yang terlalu cepat. Di seluruh dunia, rata rata standar hidup meningkat sangat, tapi di negara maju modern, kelas menengah telah mengalami stagnasi, dan untuk pertama kalinya dari generasi ke generasi, anak anak mungkin akan menjadi lebih buruk dari kita. Kita menghadapi pengangguran yang luar biasa di dunia ini yang penuh dengan keinginan, dengan akibat ketidakstabilan politik dan prospek bisnis yang tidak pasti. dan juga kebanyakan dari chapter ini adalah hal hal yaang dipikirkan oleh sang penulis tentang akan mengeksplorasi lebih lanjut di KTT.

 

Nah begitulah yang mungkin saya dapat sampaikan kepada kalian semoga bermanfaat

Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan